Pages

Wedang Rondhe

saat ini tepat tanggal 22 Desember 2011 dimana tanggal itu mempunyai peringatan tersendiri untuk para ibu (yiiippppyyy) that's right orang bilang tanggal itu adalah hari ibu, nah pada hari yang spesial hari ini aku punya cerita yang sangat bagus untuk di simak. kalian tau kan wedang rondhe??? itu loh yg bentuknya seperti kue kelepon (kelepon loh bukan telepon) xixixix ^_^ tapi makanan ini berkuah itu bedanya dengan kelepon.

nah wedang rondhe ini ternyata berasal dari negeri china sobat yang bisa di sebut juga dhong zhi, untuk itu kita harus tahu bagaimana sich asal usulnya cerita dhong zhi bisa di sebut sebagai wedang rondhe kita langsung baca aja yuuuk ceritanya
\\(^_^)//















Kaisar sedang merenovasi salah satu istananya, dan sangat puas akan hasil kerja yang ada. Maka ia berkeinginan untuk memberi gelar “Ahli” kepada para pekerja.


“Tuanku, semua perabotan kayu dibuat oleh kami para tukang kayu, maka kami adalah ahli sesungguhnya”, kata para tukang kayu.


“Benar. Maka aku memberikan gelar Ahli kepada semua tukang kayu”, kata kaisar.


“Tuanku, semua struktur batu dibuat oleh tukang batu, maka kami merasa bahwa kami adalah ahli yang sesungguhnya”, kata para tukang batu.


“Tuanku, jika bukan karena kami tukang cat, maka tidak ada keindahan warna dalam istana”, kata para tukang cat.


“Tuanku, kami tukang besi……”


“Tuanku, kami para tukang emas……”


Semua pekerja meminta dirinya mendapat gelar Ahli. Akhirnya kaisar dengan bijaksana mengatakan bahwa semua orang mendapat gelar Ahli.


Berita itu sampai ke para tukang masak. Dan tukang masak juga merasa bahwa memasak adalah sebuah keahlian. Maka kepala tukang masak menghadap kaisar.


Namun semua tukang tidak memandang memasak sebagai keahlian. Bahkan mereka menganggap bahwa memasak adalah mudah dan jika tukang masak diberi gelar Ahli, maka gelar itu tidak ada artinya lagi.

Dengan kesal, kepala tukang masak kembali ke dapur. Lalu ia menyuruh semua anak buahnya berhenti memasak.


Mendapat gelar Ahli membuat semua tukang bekerja dengan penuh semangat.

Pada saat istirahat tiba, mereka berbondong-bondong masuk ke ruang makan.

Namun alangkah terkejutnya mereka saat melihat bahwa tidak ada satu pun makanan yang terhidang. Gandum, sayur, dan lain-lainnya masih belum diolah.

Semua tukang itu kebingungan. Tidak ada satu pun yang tahu bagaimana mengolah bahan-bahan mentah itu agar dapat menjadi hidangan yang sedap.

Akhirnya mereka melaporkan hal itu kepada kaisar.


Kaisar sangat heran dan terkejut karena begitu banyak ahli yang ada namun tidak ada satu orang pun yang dapat membuat hidangan. Lalu kaisar bertanya apakah mereka sekarang menganggap bahwa memasak adalah keahlian.

Pada mulanya mereka keberatan, namun karena dorongan perut semakin kuat, akhirnya mereka setuju bahwa memasak adalah sebuah keahlian.

Kaisar lalu menyuruh agar para tukang masak dipanggil.


Ketika para tukang masak tiba, kepala tukang masak berkata bahwa ratusan ahli tidak dapat menyiapkan makanan, maka sudah sepantasnya gelar yang akan diterimanya lebih tinggi dari mereka.

Dengan tersenyum, sang kaisar mengatakan bahwa gelar kepala tukang masak adalah Ahli Besar.


“Lalu bagaimana dengan para pembantuku?”, tanya kepala tukang masak.


Kaisar lalu memberi mereka gelar Ahli Besar Tingkat Dua.


Kepala tukang masak lalu berkata kepada semua orang bahwa besok adalah hari Dong Zhi dan ia akan membuat bola tepung lengket.


Sejak saat itu, makanan tersebut menjadi hal yang tidak terpisahkan dari Perayaan Dong Zhi.

Dōngzhì Festival atau Winter Solstice Festival (Cina: 冬至; pinyin: dōng Zhi; "Musim Dingin Ekstrim") adalah salah satu festival yang paling penting dirayakan oleh Cina dan Asia Timur selama Dongzhi istilah matahari pada 22 Desember pada tahun 2010 ini (bertepatan dengan hari ibu di Indonesia), ketika sinar matahari yang paling lemah dan siang hari terpendek.


Asal-usul festival ini dapat ditelusuri kembali ke filsafat Dao ,Yin dan Yang : sebagai keseimbangan dan harmoni dalam kosmos,alam semesta. Setelah hari perayaan, maka siang hari berangsur - angsur menjadi lebih panjang sehingga energi positif juga mulai mengalir masuk

Signifikansi filosofis ini dilambangkan oleh I Ching hexagram fu (复, "Returning")

Awal festival ini mulai dirayakan adalah pada masa dinasti Han (206 SM - 220 M) dan berlanjut hingga dinasti Tang dan Song (tahun 618 - 1279)

Pada masa dinasti Qing (1644 - 1911) perayaan ini bahkan dianggap sama pentingnya dengan perayaan musim semi.

Pada zaman kuno, orang-orang Cina merayakan Winter Solstice Festival (Dong Zhi) dengan mengunjungi kerabat dan teman-teman, dalam banyak cara yang sama seperti orang Cina Tahun Baru Imlek.


Ada pesta adat, dan bisnis akan menutup untuk hari ini.

bola ketan yang dikenal sebagai "tang yuan" atau kita sebut "Onde"dikonsumsi sebagai simbol persatuan dan keharmonisan keluarga pada hari ini.

Tapi apa yang dimaksud winter solstice?

Sebuah titik balik matahari adalah ekspresi astronomi yang menjelaskan waktu dalam tahun ketika matahari yang berjarak sangat jauh dari katulistiwa kita.


Ada satu titik balik matahari di musim panas, sesuai dengan hari terpanjang dalam setahun, dan satu lagi di musim dingin, sesuai dengan hari terpendek dalam setahun.

Musim mungkin berbeda-beda, namun, mengingat belahan bumi yang kita bicarakan.

Titik balik matahari musim dingin disebabkan oleh bumi mencapai titik terjauh dari matahari, Ketika bumi mengelilingi matahari itu secara bersamaan berputar pada porosnya. Ketika titik ini terjadi, satu belahan lebih jauh dari matahari dan sehingga terjadi musim dingin.

Pada saat yang sama, belahan bumi yang lain lebih dekat ke matahari dan musim panas.

Kata solstice berasal dari "solstitium", yang merupakan kata Latin.

Solstitium Kata ini berasal dari kata Latin "sol", atau matahari, dan "stitium", yang diterjemahkan untuk berhenti.


Ketika solstice terjadi, matahari tampak seperti yang telah dilakukan persis seperti itu. Mencapai ketinggian yang hampir sama pada siang hari setiap hari selama beberapa hari sebelum dan setelah solstice.


Di belahan bumi utara, musim dingin solstice jatuh di kedua Desember 21 atau 22 setiap tahun ketika matahari muncul tepat di atas tropis of Capricorn.

Untuk belahan bumi selatan, 20 atau 21 Juni adalah titik balik matahari musim dingin, yang terjadi ketika matahari bersinar langsung di atas tropis of Cancer.

Titik balik matahari musim dingin selalu menandai hari terpendek dalam setahun dan malam terpanjang dalam setahun.


Kebanyakan budaya menganggap hari ini menjadi tengah-tengah musim dingin di kalender mereka. Tanggal solstice telah mengejutkan hanya digerakkan oleh satu hari dalam tiga ribu tahun.


Banyak peradaban yang lebih tua mengamati titik balik matahari musim dingin sebagai periode yang dilahirkan kembali, karena matahari tampak seperti itu dibuat ulang dan siang hari berlangsung lebih lama.


Ini biasanya dilihat sebagai sesuatu yang baik ketika perubahan terjadi untuk menghilangkan kegelapan kejahatan dari dunia dan menerangi dunia dengan kebaikan.

Pada saat sekarang ini, beberapa orang masih merayakan festival cahaya.

Serupa dengan festival DongZhi Cina, orang barat mengamati ada perayaan penting dalam pergantian musim tersebut seperti Natal dan Hindu di Diwali, festival cahaya.

Secara turun - temurun, festival ini menjadi saat berkumpul bagi seluruh anggota keluarga menikmati

TangYuan (湯圓, orang Indonesia menyebutnya wedang ronde)

yang pasti setelah makan onde (Tang yuen)umur kita akan bertambah satu.

Ada yang mengatakan apabila umur anda 20 maka makanlah 20 butir + 1 Onde(TangYuen) lucu juga seandainya kakek kakek atau nenek nenek yang umur 90th harus menelan 90 butir + 1 butir Onde, + 1 berarti umur kita bertambah satu .

Dalam tradisi keluarga kami membuat onde pada malam harinya dan sebelum Onde direbus Mama mertua ku selalu memutar nampan yang berisi onde searah jarum jam sambil berkata kata seperti berpantun dengan kata kata pengharapan seperti sbb :

圆 哑 圆 , 一 家 年 年 都 团 年

yuán yǎ yuán , yī jiā nián nián dōu tuán nián

yang artinya : Setiap tahun keluarga selalu berkumpul.

sehingga hubungan keluarga menjadi selalu harmonis.



sumber: kumpulan dongeng dan cerita rakyat

9 komentar:

  1. Wuih nampak enak gambar makanannya ya :D

    Met hari ibu juga,, he

    BalasHapus
  2. Selamat hari 'emak' hehehe....

    BalasHapus
  3. @all: selamat hari ibu jg ya ;)

    @cucu: bru liat gambar'y aj ud enk ap lagi mkan'y ^_^

    @kaito: iy di tunggu ya :P

    BalasHapus
  4. @nurma: iy enk ap lg yg rasambayar =))

    BalasHapus
  5. gitu ya sejarahnya. jadi pengen nyicip wedhang rondhe lagi

    BalasHapus
  6. @rusydi hikmawanoh silah kan di cicip gambar'y hehehe ^_^

    BalasHapus

~(‾▿‾~) Pengunjung Blog yang baik akan selalu meninggalkan Jejaknya (~‾▿‾)~